TULISAN
RANDOM
Minggu,
02 Juni 2019
Assalammualaikum..
Hallo selamat pagi/ siang/ sore/ malam
wahai kamu masa dep... eh eh eh gak deng yang baca tulisan ini maksudnya wkwk
jk :D
YaAllah sudah lama sekali tidak menulis
disini, di “Tulisan Random”. Kangen
banget sih parah, ternyata terhitung setelah selesai skripsi dan masuk di masa
profesi sungguh se-ti-dak pernah itu gitu upload
disini. Huaah walaupun sebetulnya waktu kemarin2 *ekhem* maksudnya pas gue
profesi, gue nulis random juga tapi lewat tulisan tangan. Jadi karena dulu
stressnya luar biasa pas profesi sehingga kalau udah gakuat pengin nulis jadi
tinggal nulis aja gitu di buku kecil khusus tulisan random plus to do list gue ham-pir se-tia-p ha-ri jadi gak usah buka
laptop atau gadget dulu yang nantinya malah Out
of Topic alias OOT alias menghabiskan waktu yang sangat tidak efektif
(huhuhu). Iya, betul ham-pir se-ti-ap ha-ri ((karena beberapa kali sempet
terlewat hehehe)) gue isi buku entuh,
iya kalau kate anak jadoel sih buku d-i-a-r-y
hehe naha jadi Betawi gini euy ckck iya intinya waktu zaman tersebut
((yaAllah padahal baru kemarin selesai berasa udah lama banget wkwkwk)) gue
melimpahkan segala rasa kerandoman
gue di buku tersebut. Hal tersebut gue lakuin karena gue nge kost alias jauh
dari rumah.. Mungkin, kalau gue PP, orang rumah apalagi mamah pasti selalu
nagih untuk gue bercerita tentang apa yang sudah gue lalui ampe gue udah
kebiasaan gitu kalau pulang jadi udah keotomatis untuk curhat semua yang sudah
gue alami.. hehehe tapi karena jarak dan keterbatasan yang ada gue hanya
melimpahkan pikiran-pikiran random
gue ke buku tersebut dan tentunya pada Allah SWT. Jarang sekali gue curhat sama
orang lain terkait perjalanan kehidupan gue tersebut, kecuali orang yang sudah
gue percaya banget dan dalam posisi gue sudah gak tahan untuk cerita dan minta
pendapat barulah gue cerita... plongg deh rasanya, dan mungkin kalau gue gak
kayak gitu gatau deh perjalanan profesi gue akan seperti apa, selain itu ada
banyak hal juga yang Allah berikan selama gue profesi entah itu dosen yang baik
hati, teman2 yang baik hati, keadaan yang baik, dan tentu saja hal yang lebih
penting yang ada di dalam diri yaitu kelapangan hati. Huaaaah Allah sungguhhhh sungguhhhhh
maha baik:’)
Buanyaakkkk banget pengalaman selama
profesi yang membuat pikiran random
gue ini melanglang buana kesana kemari ((tapi Alhamdulillah masih tau jalan
pulang *ehee* pokus pokus pokus)). Saat itu sebetulnya ada satu waktu gue ingin
diskusi dengan orang lain tapi kok rasanya gue selalu berpikir apakah orang ini
senang diskusi yang kayak gini, terlebih mereka juga punya urusan masing2
dengan kadar kesulitan yang berbedabeda, haha itu bukan sekadar pemikiran
suudzon yaa, karena gue pernah bertanya pada salahsatu teman tentang apakah dia
suka ketika gue membicarakan hal-hal tentang kehidupan, yang bersangkutan (ybs)
pun mengatakan tidak tertarik dengan itu, dan setelah gue lihat dan menilik
kebelakang memang ybs lebih suka membicarakan gosip tentang orang2 yang menurut
gue gak penting banget buat diomongin meskipun dia artis atau orang terkenal,
terlebih lagi kalau ngomongin kejelekannya sungguh gue sangat tidak suka itu
T.T namun, seringkali gue terjebak dengan hal itu hadeuhhh jadilah gue ikut
mendengarkan serta senyum2 atau bahkan ikut nimbrung huft astagfirullah,
padahal otak gue udah meronta-ronta untuk pergi, yaa tapi yasudahlah wkwkw udah
terjadi juga lagi pula semakin kesini gue semakin terlatih untuk menghindari
hal tersebut, Alhamdulillah.. humm jadi nostalgia dan keluar topik banyak gini
yaa ceritanya, huhu punten :’)
Okeoke jadi gini mari kita luruskan niat
dan tetap taat ((apasih De-__- wkwk)) jengjeng...... gue disini akan membahas
pemikirian gue tentang “PALING” ((huft kalau di bahasa Sunda artinya sama
dengan orang yang mencuri, tapi tentu saja bukan itu yaa yang mau gue bahas XD
)) / “TER” ((lalu... hehehehehe:p))
Gue mau bahas tentang merasa diri “paling”
a.k.a “ter-“. Iya, akhir2 ini gue kepikiran tentang itu dan yaaa pengin banget
untuk diabadikan lewat tulisan plus jadi
pengingat diri di suatu hari nanti ((aamiin)). Ohiyah, anw gue nulis ini sambil
mengumpulkan cakra untuk menyelesaikan revisi Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN)
gue yang sudah terbengkalai suangaat suangaat lama huhuhu. Okeoke kembali ke
topik utama yang mau di bahas. Gini, gue pernah denger sebuah kalimat tentang
“saat seseorang berpikir dirinya TER (.....), disitulah letak kesalahan yang
nyata”. Iya, gue sekarang paham tentang hal tsb dan ter, disini tentu saja menyangkut
seluruh kata sifat ya, contohnya kata “sengsara” yang menurut KBBI berarti “penderitaan”
kalau misal ditambahkan kata “ter” maka akan jadi “ter-sengsara” atau kalau
ditambahkan “paling” jadi “paling sengsara” dan ketika kata2 tersebut terasa
dalam diri sendiri, wahh pastilah kita berpikir bahwa “memang cuman gue yang
paling mederita di dunia ini, lo lo pada mana tau rasanya karena memang gue
adalah orang ter-sengsara atau paling sengsara di sejagat raya ini” dan lo tau
akibatnya? Semua jadi terasa berat, semua jadi teras kelam, semua terasa salah,
pokoknya madesu deh. Iya gak? Sepakat gak? Hehe kalau sepakat mari kita tos
online *tos* karena sejujurnya gue pernah mengalami itu juga hehehe. Nah, itu
buat diri sendiri, kalau buat orang lain? Orang lain akan melihat lo
menyebalkan karena “duh gue juga sama sih punya masalah, malah lebih berat”
ehehe sebetulnya gue nulis hal tersebut karena sejujurnya gue pernah berpikiran
begitu juga astagfirullah yaAllah salah emang, tapi yaa gimana yaa sepertinya
itu “manusiawi” dan dijadikan pengalaman hidup aja J
Coba tanya dalam lubuk hati kalian kira2 pernah gak tuhh berpikiran gitu?
Hehehe kalau belum, Alhamdulillah kalian keren :’’’) nah itu baru satu contoh, sebetulnya
ada banyak lagi kata sifat atau bahkan semua kata sifat yang akan menjadi tidak
baik saat ada imbuhan “ter” dan kita
merasa itu ada di diri kita, misalnya “ter-pinter”, “ter-tau”, “ter-keren”, “ter-sengsara”,
“ter-sakiti”, “ter-cakep”, “ter-ciduk *loh haha*” yagitu coba dipikirkan lagi yaa
kira2 “ter” yang lainnya.
Mungkin juga ada yang akan berpikir:
1) Ngapain sih bahas ginian, benerin aja jangan
cuma nulis, kayak udah bener aja
2) Ih iya yah bener juga
3) Hmm gimana yah, tapi kan kalau kayak gitu
bisa nambah percaya diri juga
4) Au ah bodo amat
5) Ih jadi pengin ketemu dan ngobrol banyak (?)
HEHEHEHE hayohh kalau kalian yang mana? wkwk :p lagi2 memang semua punya pandangannya masing2, gabisa deh tuh kita maksain
kehendak kita ke orang lain :) selama hal itu tidak diniatkan untuk menyinggung
atau menyakiti orang lain dan tentunya diniatkan untuk yang baik, menurut gue
sah2 aja mau gimana juga, asal bisa di komunikasikan dengan baik dan ada
prinsip saling "menghormati" :) Jadi ingat salah satu analogi
mengenai kehidupan yang bagusss bangeeet yaitu kita punya satu mulut dan dua
telinga... dan pastilah di luar sanah akan ada banyak mulut yang tidak
bisa kita tutup satu per-satu, yang bisa kita lakukan adalah menutup
telinga dan mulai berpikir dan mengkaji lebih jauh lagi terkait permasalahan
yang terjadi^^
Yaa itu dia yang ada di pikiran gue, gue
merasa gue harus mengungkapkan itu, tujuannya adalah agar supaya gue jadi orang
yang lebih baik lagi, supaya gue bisa jadi orang yang selalu berbenah diri,
supaya gue bisa ter-reminder dengan
tulisan gue sendiri, dan supaya ada sesuatu yang bisa gue tinggalkan di dunia
ini utamanya tentang pemikiran2 random gue karena sesungguhnya yang harus
selalu dibenahi adalah diri sendiri bukan orang lain. Dimulai dari kita dan
untuk kita.... saat kita sendiri sudah berubah tentu ada banyak kebaikan yang
akan didapati, seperti menjadi pribadi yang lebih baik lagi..... dan lebih mengejutkan lagi
semoga bisa bermanfaat untuk orang lain. Ohiyah sadar atau gasadar sebetulnya masalah
hidup kita tuh yaa gitu2 aja gak sih? Sedih, kecewa, iri iya gak sih? Kalau gak
sepakat juga gpp sih hehe saya tahu tidak semua orang bisa sepakat dengan
pemikiran orang lain hihi coba periksa lagi mungkin ada penyakit “ter” disitu *lohhhhhehehehehe. Intinya, semoga apapun yang terjadi tahun ini, bulan ini, hari ini,
jam ini, menit ini, dan detik ini memiliki manfaat untuk diri sendiri dengan
selalu memperbaiki diri lagi lagi lagi lagi lagi dan lagi... hemm sebetulnya
sangat menyenangkan juga apabila manfaatnya juga bisa dirasakan oleh orang lain
aamiin Allahhumma aamiin^^
Yaps Alhamdulillah selesai juga tulisan
ini hehehe menyenangkan untuk menulis karena entah kenapa membuat pikiran plong
gitu :p hehe sudah dulu yaaa dadahhh semoga bisa bertemu di tulisan yang lain
dan semoga kita merupakan orang yang selalu lebih baik lagi dari hari ke hari
aamiin Allahhumma aamiin J
Terima kasih sudah datang kesini dan
membaca tulisan ini^^
Wassalammualaikum^^
Salam sayang,
Defat <3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar