Minggu, 30 Juni 2019

Aku ini "Ter-" (?)



TULISAN RANDOM
Minggu, 02 Juni 2019
Assalammualaikum..
Hallo selamat pagi/ siang/ sore/ malam wahai kamu masa dep... eh eh eh gak deng yang baca tulisan ini maksudnya wkwk jk :D  

YaAllah sudah lama sekali tidak menulis disini, di “Tulisan Random”. Kangen banget sih parah, ternyata terhitung setelah selesai skripsi dan masuk di masa profesi sungguh se-ti-dak pernah itu gitu upload disini. Huaah walaupun sebetulnya waktu kemarin2 *ekhem* maksudnya pas gue profesi, gue nulis random juga tapi lewat tulisan tangan. Jadi karena dulu stressnya luar biasa pas profesi sehingga kalau udah gakuat pengin nulis jadi tinggal nulis aja gitu di buku kecil khusus tulisan random plus to do list gue ham-pir se-tia-p ha-ri jadi gak usah buka laptop atau gadget dulu yang nantinya malah Out of Topic alias OOT alias menghabiskan waktu yang sangat tidak efektif (huhuhu). Iya, betul ham-pir se-ti-ap ha-ri ((karena beberapa kali sempet terlewat hehehe))  gue isi buku entuh, iya kalau kate anak jadoel sih buku d-i-a-r-y hehe naha jadi Betawi gini euy ckck iya intinya waktu zaman tersebut ((yaAllah padahal baru kemarin selesai berasa udah lama banget wkwkwk)) gue melimpahkan segala rasa kerandoman gue di buku tersebut. Hal tersebut gue lakuin karena gue nge kost alias jauh dari rumah.. Mungkin, kalau gue PP, orang rumah apalagi mamah pasti selalu nagih untuk gue bercerita tentang apa yang sudah gue lalui ampe gue udah kebiasaan gitu kalau pulang jadi udah keotomatis untuk curhat semua yang sudah gue alami.. hehehe tapi karena jarak dan keterbatasan yang ada gue hanya melimpahkan pikiran-pikiran random gue ke buku tersebut dan tentunya pada Allah SWT. Jarang sekali gue curhat sama orang lain terkait perjalanan kehidupan gue tersebut, kecuali orang yang sudah gue percaya banget dan dalam posisi gue sudah gak tahan untuk cerita dan minta pendapat barulah gue cerita... plongg deh rasanya, dan mungkin kalau gue gak kayak gitu gatau deh perjalanan profesi gue akan seperti apa, selain itu ada banyak hal juga yang Allah berikan selama gue profesi entah itu dosen yang baik hati, teman2 yang baik hati, keadaan yang baik, dan tentu saja hal yang lebih penting yang ada di dalam diri yaitu kelapangan hati. Huaaaah Allah sungguhhhh sungguhhhhh maha baik:’)

Buanyaakkkk banget pengalaman selama profesi yang membuat pikiran random gue ini melanglang buana kesana kemari ((tapi Alhamdulillah masih tau jalan pulang *ehee* pokus pokus pokus)). Saat itu sebetulnya ada satu waktu gue ingin diskusi dengan orang lain tapi kok rasanya gue selalu berpikir apakah orang ini senang diskusi yang kayak gini, terlebih mereka juga punya urusan masing2 dengan kadar kesulitan yang berbedabeda, haha itu bukan sekadar pemikiran suudzon yaa, karena gue pernah bertanya pada salahsatu teman tentang apakah dia suka ketika gue membicarakan hal-hal tentang kehidupan, yang bersangkutan (ybs) pun mengatakan tidak tertarik dengan itu, dan setelah gue lihat dan menilik kebelakang memang ybs lebih suka membicarakan gosip tentang orang2 yang menurut gue gak penting banget buat diomongin meskipun dia artis atau orang terkenal, terlebih lagi kalau ngomongin kejelekannya sungguh gue sangat tidak suka itu T.T namun, seringkali gue terjebak dengan hal itu hadeuhhh jadilah gue ikut mendengarkan serta senyum2 atau bahkan ikut nimbrung huft astagfirullah, padahal otak gue udah meronta-ronta untuk pergi, yaa tapi yasudahlah wkwkw udah terjadi juga lagi pula semakin kesini gue semakin terlatih untuk menghindari hal tersebut, Alhamdulillah.. humm jadi nostalgia dan keluar topik banyak gini yaa ceritanya, huhu punten :’)

Okeoke jadi gini mari kita luruskan niat dan tetap taat ((apasih De-__- wkwk)) jengjeng...... gue disini akan membahas pemikirian gue tentang “PALING” ((huft kalau di bahasa Sunda artinya sama dengan orang yang mencuri, tapi tentu saja bukan itu yaa yang mau gue bahas XD )) / “TER” ((lalu... hehehehehe:p))

Gue mau bahas tentang merasa diri “paling” a.k.a “ter-“. Iya, akhir2 ini gue kepikiran tentang itu dan yaaa pengin banget untuk diabadikan lewat tulisan plus jadi pengingat diri di suatu hari nanti ((aamiin)). Ohiyah, anw gue nulis ini sambil mengumpulkan cakra untuk menyelesaikan revisi Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) gue yang sudah terbengkalai suangaat suangaat lama huhuhu. Okeoke kembali ke topik utama yang mau di bahas. Gini, gue pernah denger sebuah kalimat tentang “saat seseorang berpikir dirinya TER (.....), disitulah letak kesalahan yang nyata”. Iya, gue sekarang paham tentang hal tsb dan ter, disini tentu saja menyangkut seluruh kata sifat ya, contohnya kata “sengsara” yang menurut KBBI berarti “penderitaan” kalau misal ditambahkan kata “ter” maka akan jadi “ter-sengsara” atau kalau ditambahkan “paling” jadi “paling sengsara” dan ketika kata2 tersebut terasa dalam diri sendiri, wahh pastilah kita berpikir bahwa “memang cuman gue yang paling mederita di dunia ini, lo lo pada mana tau rasanya karena memang gue adalah orang ter-sengsara atau paling sengsara di sejagat raya ini” dan lo tau akibatnya? Semua jadi terasa berat, semua jadi teras kelam, semua terasa salah, pokoknya madesu deh. Iya gak? Sepakat gak? Hehe kalau sepakat mari kita tos online *tos* karena sejujurnya gue pernah mengalami itu juga hehehe. Nah, itu buat diri sendiri, kalau buat orang lain? Orang lain akan melihat lo menyebalkan karena “duh gue juga sama sih punya masalah, malah lebih berat” ehehe sebetulnya gue nulis hal tersebut karena sejujurnya gue pernah berpikiran begitu juga astagfirullah yaAllah salah emang, tapi yaa gimana yaa sepertinya itu “manusiawi” dan dijadikan pengalaman hidup aja J Coba tanya dalam lubuk hati kalian kira2 pernah gak tuhh berpikiran gitu? Hehehe kalau belum, Alhamdulillah kalian keren :’’’) nah itu baru satu contoh, sebetulnya ada banyak lagi kata sifat atau bahkan semua kata sifat yang akan menjadi tidak baik saat ada imbuhan “ter” dan  kita merasa itu ada di diri kita, misalnya “ter-pinter”, “ter-tau”, “ter-keren”, “ter-sengsara”, “ter-sakiti”, “ter-cakep”, “ter-ciduk *loh haha*” yagitu coba dipikirkan lagi yaa kira2 “ter” yang lainnya.  

Mungkin juga ada yang akan berpikir:
1) Ngapain sih bahas ginian, benerin aja jangan cuma nulis, kayak udah bener aja
2) Ih iya yah bener juga
3) Hmm gimana yah, tapi kan kalau kayak gitu bisa nambah percaya diri juga
4) Au ah bodo amat
5) Ih jadi pengin ketemu dan ngobrol banyak (?)

HEHEHEHE hayohh kalau kalian yang mana? wkwk :p lagi2 memang semua punya pandangannya masing2, gabisa deh tuh kita maksain kehendak kita ke orang lain :) selama hal itu tidak diniatkan untuk menyinggung atau menyakiti orang lain dan tentunya diniatkan untuk yang baik, menurut gue sah2 aja mau gimana juga, asal bisa di komunikasikan dengan baik dan ada prinsip saling "menghormati" :) Jadi ingat salah satu analogi mengenai kehidupan yang bagusss bangeeet yaitu kita punya satu mulut dan dua telinga... dan pastilah di luar sanah akan ada banyak mulut yang tidak bisa  kita tutup satu per-satu, yang bisa kita lakukan adalah menutup telinga dan mulai berpikir dan mengkaji lebih jauh lagi terkait permasalahan yang terjadi^^

Yaa itu dia yang ada di pikiran gue, gue merasa gue harus mengungkapkan itu, tujuannya adalah agar supaya gue jadi orang yang lebih baik lagi, supaya gue bisa jadi orang yang selalu berbenah diri, supaya gue bisa ter-reminder dengan tulisan gue sendiri, dan supaya ada sesuatu yang bisa gue tinggalkan di dunia ini utamanya tentang pemikiran2 random gue karena sesungguhnya yang harus selalu dibenahi adalah diri sendiri bukan orang lain. Dimulai dari kita dan untuk kita.... saat kita sendiri sudah berubah tentu ada banyak kebaikan yang akan didapati, seperti menjadi pribadi yang lebih baik lagi..... dan lebih mengejutkan lagi semoga bisa bermanfaat untuk orang lain. Ohiyah sadar atau gasadar sebetulnya masalah hidup kita tuh yaa gitu2 aja gak sih? Sedih, kecewa, iri iya gak sih? Kalau gak sepakat juga gpp sih hehe saya tahu tidak semua orang bisa sepakat dengan pemikiran orang lain hihi coba periksa lagi mungkin ada penyakit “ter” disitu *lohhhhhehehehehe. Intinya, semoga apapun yang terjadi tahun ini, bulan ini, hari ini, jam ini, menit ini, dan detik ini memiliki manfaat untuk diri sendiri dengan selalu memperbaiki diri lagi lagi lagi lagi lagi dan lagi... hemm sebetulnya sangat menyenangkan juga apabila manfaatnya juga bisa dirasakan oleh orang lain aamiin Allahhumma aamiin^^

Yaps Alhamdulillah selesai juga tulisan ini hehehe menyenangkan untuk menulis karena entah kenapa membuat pikiran plong gitu :p hehe sudah dulu yaaa dadahhh semoga bisa bertemu di tulisan yang lain dan semoga kita merupakan orang yang selalu lebih baik lagi dari hari ke hari aamiin Allahhumma aamiin J

Terima kasih sudah datang kesini dan membaca tulisan ini^^
Wassalammualaikum^^

Salam sayang,
Defat <3

Hilang (?)